Lebah.or.id
No Result
View All Result
logo-pkb
Minggu, 24 Mei 2026
  • Home
  • Berita
  • Info Publik
    • Dewan Pengurus
    • Laporan Keuangan
    • PPID
  • Download
    • Form Pendaftaran Caleg DPR RI
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Tentang Kami
  • Opini
  • Tokoh
  • Khutbah
Lebah.or.id
  • Home
  • Berita
  • Info Publik
    • Dewan Pengurus
    • Laporan Keuangan
    • PPID
  • Download
    • Form Pendaftaran Caleg DPR RI
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Tentang Kami
  • Opini
  • Tokoh
  • Khutbah
No Result
View All Result
Lebah.or.id
logo-pkb
  • Home
  • Berita
  • Info Publik
  • Download
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Opini
  • Tokoh
  • Khutbah

Gus Imin, Keteladanan Kepemimpinan yang Membumi

Oleh: Lepi A. Firmansyah (Ketua PKB Cianjur / Wakil Ketua DPRD Cianjur)

admin by admin
24 September 2025
in Berita
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

PENULIS masih ingat betul bagaimana pertama kali mengenal sosok Gus Muhaimin Iskandar. Saat itu saya masih menjadi kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Di kalangan aktivis PMII, Gus Muhaimin atau yang akrab kami panggil Gus Imin adalah simbol keteladanan dan inspirasi. Ia menjadi figur yang mampu menyatukan semangat intelektual sekaligus spiritual, seorang pemimpin muda yang berani bersuara di tengah dinamika bangsa. Dari sana, kekaguman itu tumbuh, bukan hanya karena posisi beliau, melainkan karena sikapnya yang membumi, terbuka, dan mampu membuat setiap kader merasa dekat.

Perjumpaan berikutnya hadir dalam fase berbeda ketika saya memutuskan untuk bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa. Tahun 2011 saya dipercaya memimpin PKB di Cianjur, dan dari situ kesempatan semakin banyak untuk melihat langsung bagaimana Gus Muhaimin memimpin partai ini.

Bagi saya, yang paling membekas adalah caranya membuka ruang bagi kader muda. Ia tidak pernah menutup diri atau membatasi kesempatan hanya untuk lingkaran tertentu. Justru, beliau dengan sabar membimbing, memberi arahan, dan selalu menekankan pentingnya integritas dalam setiap langkah politik.

Kini, pada 24 September 2025, Gus Muhaimin genap berusia 59 tahun. Usia yang menunjukkan kematangan seorang pemimpin yang telah melewati berbagai gelombang politik, mulai dari dinamika aktivisme mahasiswa, pergulatan di parlemen, hingga konsolidasi partai politik di tingkat nasional. Perjalanan panjang ini bukan sekadar catatan biografi, tetapi bukti nyata bahwa kepemimpinan sejati ditempa oleh konsistensi, pengorbanan, dan kemampuan untuk terus belajar.

Dari pengalaman penulis, ada beberapa keutamaan yang menjadikan Gus Muhaimin layak mendapat apresiasi. Pertama adalah teladan gaya kepemimpinannya. Gus Muhaimin memiliki integritas tinggi dan kesederhanaan dalam kehidupan sehari-hari. Ia bukan tipe pemimpin yang suka menonjolkan kemewahan atau menciptakan jarak. Justru ia selalu hadir dengan empati. Kepeduliannya terhadap anak yatim, fakir miskin, dan mereka yang membutuhkan menjadi bukti bahwa politik baginya bukan sekadar ruang perebutan kekuasaan, tetapi ladang pengabdian. Saya masih teringat bagaimana beliau selalu menekankan pentingnya berbagi dan peduli, karena dari situlah legitimasi kepemimpinan sejati tumbuh. Ada puluhan hingga ratusan anak yatim, sehingga secara personal, jiwanya sudah aktif mengabdi kepada kaum yang membutuhkan tanpa status sebagai seorang ketua partai Islam terbesar di Indonesia.

Kedua adalah konsistensi Gus Muhaimin dalam mengawal PKB. Tidak mudah menjaga partai politik agar tetap solid, apalagi dalam pusaran politik nasional yang keras dan penuh persaingan. Betapa banyak riak gelombang hingga upaya merontokkan partai sembilan bintang ini. Namun di bawah kepemimpinannya, PKB mampu bertahan dan bahkan berkembang menjadi salah satu kekuatan politik yang disegani. Bahkan dalam sedikitnya 25 tahun terakhir, partai ini eksis melayani rakyat pada sejumlah pos kementerian. Banyak pihak meragukan PKB pada awalnya, tetapi Gus Muhaimin membuktikan dengan strategi matang dan komunikasi politik yang inklusif, partai ini bisa melangkah jauh. Ia menjaga PKB agar tetap berpegang pada nilai kebangsaan sekaligus memperjuangkan aspirasi umat. Konsistensinya bukan hanya administratif, tetapi juga ideologis. Beliau memastikan bahwa PKB tetap menjadi rumah besar yang menampung semangat perjuangan Nahdlatul Ulama, serta tetap relevan dengan kebutuhan rakyat kecil.

Ketiga adalah keberanian Gus Muhaimin menjadi juru bicara kepentingan umat. Banyak kebijakan lahir berkat perjuangannya. Lahirnya Undang-Undang Pesantren, penetapan Hari Santri, dan penguatan kebijakan yang menyentuh langsung pesantren adalah bukti nyata. Ia memahami betul bahwa pesantren bukan hanya lembaga pendidikan, melainkan juga pusat peradaban bangsa. Dengan konsistensi memperjuangkan suara pesantren, Gus Muhaimin memastikan bahwa dunia pendidikan keagamaan mendapatkan pengakuan yang layak dalam sistem hukum dan kebijakan negara. Hal ini sangat berarti, karena aspirasi pesantren yang dahulu sering terpinggirkan kini memiliki pijakan kuat di tingkat nasional.

Dari tiga hal itulah saya melihat bahwa kepemimpinan Gus Muhaimin bukan hanya soal kemampuan mengatur partai atau piawai berpolitik. Lebih dari itu, beliau menghadirkan politik yang menyatu dengan nilai kemanusiaan, keadilan, dan kebersamaan. Di usianya yang ke 59 tahun, Gus Muhaimin menunjukkan bahwa politik bisa dijalankan dengan cara yang sederhana, tetapi penuh makna. Ia tidak menjadikan kekuasaan sebagai tujuan, melainkan sebagai sarana untuk memperjuangkan kepentingan rakyat.

Sebagai kader yang pernah mendapat bimbingan langsung, saya merasa bangga memiliki pemimpin seperti Gus Imin. Beliau adalah teladan yang terus mengingatkan bahwa politik harus dijalankan dengan niat tulus, tidak semata mengejar posisi, melainkan menegakkan marwah perjuangan. Dari tanah Cianjur, kami haturkan: Selamat ulang tahun Gus. Semoga Allah selalu memberikan kesehatan, panjang umur, dan keberkahan agar Gus Muhaimin terus membimbing kami dan menginspirasi bangsa Indonesia dengan kepemimpinan yang membumi. (**)

Tags: Gus MuhaiminKetua DPC PKB Cianjur Lepi Ali Firmansyahpkb cianjur

Related Posts

Konsisten Berjuang Bersama DPC PKB Kabupaten Cianjur

21 Mei 2026
0

LEBAH.OR.ID || CIANJUR - Konsistensi perjuangan dalam berpartai di Kabupaten Cianjur, diperlihatkan oleh beberapa ulama seperti Ketua Dewan Syuro pertama...

DPC PKB Laksanakan Pertandingan Persahabatan Sepak Bola Mini Melawan Bawaslu Kabupaten Cianjur

15 Mei 2026
0

LEBAH.OR.ID || CIANJUR - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Cianjur tingkatkan tali silaturrahmi dengan berbagai institusi...

DPC PKB Terima Kunjungan Bawaslu Kabupaten Cianjur

13 Mei 2026
0

LEBAH.OR.ID || CIANJUR - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Cianjur laksakan kunjungan ke Dewan Pimpinan Cabang DPC Partai Kebangkitan Bangsa...

Muscab PKB Cianjur 2026

Kang Lepi Diusulkan Kembali Pimpin PKB Cianjur

5 April 2026
0

CIANJUR - Politisi senior Cianjur Lepi Ali Firmansyah kembali dicalonkan sebagai Ketua DPC PKB Cianjur pada Musyawarah Cabang (Muscab) DPC...

Next Post

Cianjur Capai UHC, DPRD Minta Kualitas Pelayanan Ditingkatkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Twitter Instagram
Lebah.or.id

LEMBAGA MEDIA CENTER
PARTAI KEBANGKITAN BANGSA KABUPATEN CIANJUR
Alamat: Jl. Prof. Moch. Yamin No. 115, Sayang, Kec. Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat 43213

  • Berita
  • Download
  • Galeri
  • Info Publik

© 2023 Lebah.or.id | Dev zafi.std

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Info Publik
    • Dewan Pengurus
    • Laporan Keuangan
    • PPID
  • Download
    • Form Pendaftaran Caleg DPR RI
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Tentang Kami
  • Opini
  • Tokoh
  • Khutbah

© 2023 Lebah.or.id | Dev zafi.std