Lebah.or.id
No Result
View All Result
logo-pkb
Minggu, 24 Mei 2026
  • Home
  • Berita
  • Info Publik
    • Dewan Pengurus
    • Laporan Keuangan
    • PPID
  • Download
    • Form Pendaftaran Caleg DPR RI
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Tentang Kami
  • Opini
  • Tokoh
  • Khutbah
Lebah.or.id
  • Home
  • Berita
  • Info Publik
    • Dewan Pengurus
    • Laporan Keuangan
    • PPID
  • Download
    • Form Pendaftaran Caleg DPR RI
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Tentang Kami
  • Opini
  • Tokoh
  • Khutbah
No Result
View All Result
Lebah.or.id
logo-pkb
  • Home
  • Berita
  • Info Publik
  • Download
  • Galeri
  • Tentang Kami
  • Opini
  • Tokoh
  • Khutbah

Sejarah Pendirian PKB

adminlebah by adminlebah
6 September 2022
in Berita, Info Publik
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Pada tanggal 21 Mei 1998, Presiden Soeharto lengser keprabon akibat desakan arus reformasi yang kuat, mulai yang mengalir dari diskusi terbatas, unjuk rasa, unjuk keprihatinan, sampai istighosah, dan lain sebagainya.

Peristiwa ini menandai lahirnya era baru di Indonesia, yang kemudian disebut Era Reformasi. Sehari setelah peristiwa bersejarah itu, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mulai kebanjiran usulan dari warga NU di seluruh pelosok Tanah Air.

Usulan yang masuk ke PBNU sangat beragam, ada yang hanya mengusulkan agar PBNU membentuk parpol, ada yang mengusulkan nama parpol. Tercatat ada 39 nama parpol yang diusulkan. Nama terbanyak yang diusulkan adalah Nahdlatul Ummah, Kebangkitan Umat, dan Kebangkitan Bangsa.

Ada juga yang mengusulkan lambang parpol. Unsur-unsur yang terbanyak diusulkan untuk lambang parpol adalah gambar bumi, bintang sembilan, dan warna hijau. Ada yang mengusulkan bentuk hubungan dengan NU, ada yang mengusulkan visi dan misi parpol, AD/ART parpol, nama-nama untuk menjadi pengurus parpol, ada juga yang mengusulkan semuanya.

Di antara usulan yang paling lengkap berasal dari Lajnah Sebelas Rembang yang diketuai KH M Cholil Bisri dan PWNU Jawa Barat. Dalam menyikapi usulan yang masuk dari masyarakat Nahdliyin, PBNU menanggapinya secara hati-hati. Hal ini didasarkan pada adanya kenyataan bahwa hasil Muktamar NU ke-27 di Situbondo yang menetapkan bahwa secara organisatoris NU tidak terkait dengan partai politik manapun dan tidak melakukan kegiatan politik praktis.

Namun demikian, sikap yang ditunjukkan PBNU belum memuaskan keinginan warga NU. Banyak pihak dan kalangan NU dengan tidak sabar bahkan langsung menyatakan berdirinya parpol untuk mewadahi aspirasi politik warga NU setempat. Di antara yang sudah mendeklarasikan sebuah parpol adalah Partai Bintang Sembilan di Purwokerto dan Partai Kebangkitan Umat (Perkanu) di Cirebon.

Akhirnya, PBNU mengadakan Rapat Harian Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU tanggal 3 Juni 1998. Forum ini menghasilkan keputusan untuk membentuk Tim Lima yang diberi tugas untuk memenuhi aspirasi warga NU.

Tim Lima diketuai oleh KH Ma`ruf Amin (Rais Suriyah/Kordinator Harian PBNU), dengan anggota, KH M Dawam Anwar (Katib Aam PBNU), Dr KH Said Aqil Siroj, M.A. (Wakil Katib Aam PBNU), HM Rozy Munir,S.E., M.Sc. (Ketua PBNU), dan Ahmad Bagdja (Sekretaris Jenderal PBNU). Untuk mengatasi hambatan organisatoris, Tim Lima itu dibekali Surat Keputusan PBNU.

Selanjutnya, untuk memperkuat posisi dan kemampuan kerja Tim Lima seiring semakin derasnya usulan warga NU yang menginginkan adanya partai politik, maka Rapat Harian Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU pada tanggal 20 Juni 1998 memberi Surat Tugas kepada Tim Lima.

Selain itu juga dibentuk Tim Asistensi yang diketuai oleh Arifin Djunaedi (Wakil Sekjen PBNU) dengan anggota H Muhyiddin Arubusman, H.M. Fachri Thaha Ma`ruf, Lc., Drs. H Abdul Aziz, M.A., Drs. H Andi Muarli Sunrawa, H.M. Nasihin Hasan, H Lukman Saifuddin, Drs. Amin Said Husni, dan Muhaimin Iskandar. Tim Asistensi bertugas membantu Tim Lima dalam mengiventarisasi dan merangkum usulan yang ingin membentuk parpol baru, dan membantu warga NU dalam melahirkan parpol baru yang dapat mewadahi aspirasi poitik warga NU.

Pada tanggal 22 Juni 1998 Tim Lima dan Tim Asistensi mengadakan rapat untuk mendefinisikan dan mengelaborasikan tugas-tugasnya. Tanggal 26 – 28 Juni 1998 Tim Lima dan Tim Asistensi mengadakan konsinyering di Villa La Citra Cipanas untuk menyusun rancangan awal pembentukan parpol. Pertemuan ini menghasilkan lima rancangan, yaitu:

Pokok-pokok Pikiran NU Mengenai Reformasi Politik, Mabda` Siyasi, Hubungan Partai Politik dengan NU, AD/ART dan Naskah Deklarasi.

Sang inisiator pembentukan parpol bagi warga NU, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur prihatin bahwa kelompok-kelompok NU ingin mendirikan partai politik NU. Lantaran ini terkesan mengaitkan agama dan politik partai. Medio akhir Juni 1998, sikapnya mengendur dan bersedia menginisiasi kelahiran parpol berbasis ahlussunah wal jamaah.

Keinginan Gus Dur diperkuat dukungan deklarator lainnya, yaitu KH Munasir Ali, KH Ilyas Ruchiyat, KH A. Mustofa Bisri serta KH A. Muchith Muzadi. Proses selanjutnya, penentuan nama partai disahkan melalui hasil musyawarah Tim Asistensi Lajnah, Tim Lajnah, Tim NU, Tim Asistensi NU, Perwakilan Wilayah, para tokoh pesantren, dan tokoh masyarakat.

Usai pembentukan partai, deklarasi pun dilaksanakan di Jakarta pada 29 Rabiul Awal 1419 H atau 23 Juli 1998. Bunyi dalam isi deklarasi tersebut adalah:

Bahwa cita-cita proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia adalah terwujudnya suatu bangsa yang merdeka, bersatu, adil dan makmur, serta untuk mewujudkan pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Bahwa wujud dari bangsa yang dicita-citakan itu adalah masyarakat beradab dan sejahtera yang mengejawantahkan nilai-nilai kejujuran, kebenaran, kesungguhan dan keterbukaan yang bersumber dari hati nurani, bisa dipercaya, setia dan tepat janji serta mampu memecahkan masalah sosial yang bertumpu pada kekuatan sendiri, bersikap dan bertindak adil dalam segala situasi, tolong menolong dalam kebajikan, serta konsisten menjalankan garis/ketentuan yang telah disepakati bersama.

Maka dengan memohon rahmat, taufiq, hidayah dan inayah Allah SWT serta didorong oleh semangat keagamaan, kebangsaan dan demokrasi, kami warga Jam’iyah Nahdlatul Ulama dengan ini menyatakan berdirinya partai politik yang bersifat kejuangan, kebangsaan, terbuka dan demokratis yang diberi nama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Related Posts

Konsisten Berjuang Bersama DPC PKB Kabupaten Cianjur

21 Mei 2026
0

LEBAH.OR.ID || CIANJUR - Konsistensi perjuangan dalam berpartai di Kabupaten Cianjur, diperlihatkan oleh beberapa ulama seperti Ketua Dewan Syuro pertama...

DPC PKB Laksanakan Pertandingan Persahabatan Sepak Bola Mini Melawan Bawaslu Kabupaten Cianjur

15 Mei 2026
0

LEBAH.OR.ID || CIANJUR - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Cianjur tingkatkan tali silaturrahmi dengan berbagai institusi...

DPC PKB Terima Kunjungan Bawaslu Kabupaten Cianjur

13 Mei 2026
0

LEBAH.OR.ID || CIANJUR - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Cianjur laksakan kunjungan ke Dewan Pimpinan Cabang DPC Partai Kebangkitan Bangsa...

Muscab PKB Cianjur 2026

Kang Lepi Diusulkan Kembali Pimpin PKB Cianjur

5 April 2026
0

CIANJUR - Politisi senior Cianjur Lepi Ali Firmansyah kembali dicalonkan sebagai Ketua DPC PKB Cianjur pada Musyawarah Cabang (Muscab) DPC...

Next Post

Puluhan Ribu Massa Bersama Gus Muhaimin di Fest The Nekzt 2024 Bandung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Twitter Instagram
Lebah.or.id

LEMBAGA MEDIA CENTER
PARTAI KEBANGKITAN BANGSA KABUPATEN CIANJUR
Alamat: Jl. Prof. Moch. Yamin No. 115, Sayang, Kec. Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat 43213

  • Berita
  • Download
  • Galeri
  • Info Publik

© 2023 Lebah.or.id | Dev zafi.std

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Info Publik
    • Dewan Pengurus
    • Laporan Keuangan
    • PPID
  • Download
    • Form Pendaftaran Caleg DPR RI
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Tentang Kami
  • Opini
  • Tokoh
  • Khutbah

© 2023 Lebah.or.id | Dev zafi.std