
LEBAH.OR.ID | CIANJUR – Ketua Umum Tanfidziah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) A. Muhaimin Iskandar menilai segala tindak kekerasan terhadap anak dan perempuan, harus segera disikapi dengan serius agar bisa diminimalisir. Hal tersebut terlihat dari angka kejadian yang semakin meningkat dalam kurun waktu dua tahun belakangan ini.
“Tentunya hal ini menjadi keprihatinan bagi kita,” ujar pria yang akrab dipanggil Gus Muhaimin ini.
Menurut Calon Presiden (Capres) PKB ini, sebenarnya bukan hanya karena persentase kekerasan terhadap perempuan dan anak yang wajib disiasqti agar bisa menurun, bahkan dihilangkan. Tapi kejadian tersebut merupakan gunung es yang benar-benar harus dipecahkan jalan keluarnya.
“Berbagai kejadian serupa sekarang ini sering muncul seiring semakin kritisnya sikap masyarakat melalui penggunaan media sosial yang mudah digunakan,” katanya.
Dalam pandangan pria yang didapuk sebagai Panglima Santri ini, pelaku tindak kekerasan terhadap anak dan perempuan bisa dihukum dengan berat. Apalgi lagi sudah terbit dan berlakunya Undang – undang anti kekerasan seperti ini.
“Lahirnya Undang – undang TPKS adalah ihktiar dari DPR RI agar mampu melindungi keselamatan anak dan perempuan dari berbagai tindak kekerasan,” tandas Gus Muhaimin.




