
LEBAH.OR.ID | CIANJUR – Pada salah satu agenda Gus Muhaimin Festival yang ke dua, yaitu Cianjur Bershalawat yang bertempat di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ittihad, Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah, hadirin dikenalkan oleh Pimpinan Ponpes tersebut sebagai politisi yang lahir dari kalangan pesantren juga.
“Gus Muhaimin ini asli, santri sama seperti kalian,” ujar Pimpinan Ponpes Al-Ittihad, KH. Kamali Abdul Gani dihadapan para santrinya.
Kiyai karismatik yang juga Rois Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cianjur menegaskan, kedatangan Gus Muhaimin ke Ponpes Al-Ittihad dengan niat kuat untuk meminta doa. Hal tersebut adalah salah satu ciri khas dari perilaku santri yang hidup dalam lingkungan pesantren sehari-harinya.
“Gus Muhaimin ini kalau dilingkungan kita, kalangan pesantren, beliau ini termasuk sosok pemimpin berdarah biru. Belum lagi ada kekerabatan dengan Almaghfurllah Gus Dur,” terangnya.
Pondok Pesantren Al – Ittihad ini, lanjut KH. Kamali, kalau soal perpolitikan sama sekali tidak tahu menahu. Karena sudah sepantasnya seperti itu, namun selaku Rois Syuriah PCNU Cianjur, diharapkan NU mau berinteraksi dengan partai manapun.
“Termasuk dengan PKB. Jangan ada kesan ketegangan apapun,” tutupnya.




