Ia ingin memastikan bahwa Cianjur akan mengalami kemajuan yang signifikan. Untuk mewujudkannya, diperlukan kerjasama dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah hingga masyarakat sipil, dengan gotong royong.
Menyikapi tantangan dan peluang yang ada, Kang Lepi menyampaikan beberapa program strategis yang akan dijalankannya jika terpilih sebagai bupati Cianjur.
Salah satunya adalah meningkatkan kesejahteraan guru Non PNS dan guru madrasah, serta tenaga kesehatan non ASN.
Ia juga berkomitmen untuk menyediakan sekolah gratis dan memberikan 1.000 beasiswa kepada mahasiswa Cianjur guna mendorong peningkatan mutu pendidikan.
“Kami juga akan fokus pada peningkatan mutu guru, dosen, dan aparatur sipil pemerintah daerah. Tidak hanya itu, kami bertekad mencetak 10 ribu wirausaha muda dengan memberikan bantuan modal dan pendampingan usaha,” tambah Kang Lepi.
Baca juga: Cianjur Kekeringan di Musim Kemarau, Kini Terancam Kehilangan 1.500 Ton Gabah
Selain itu, Kang Lepi berencana memberikan insentif kepada guru ngaji, memberikan beasiswa kepada santri, serta mengembangkan ekosistem ekonomi berbasis pesantren.
Dalam upayanya mempercepat pembangunan infrastruktur, ia akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 500 miliar per tahun.
Tidak hanya itu, ia juga berkomitmen untuk mendukung pengembangan desa industri berbasis pertanian dengan mengalokasikan dana sebesar Rp 3,5 miliar per desa.
“Peran dan fungsi BUMD dan BUMDes akan kami optimalisasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Kami juga akan berupaya meningkatkan efisiensi layanan publik demi kenyamanan dan kepuasan masyarakat,” kata Kang Lepi.(*)






