Pengantar,
Pemilu 2024 memiliki nilai strategis. Ia merupakan gerbang ke-2 di era reformasi. Mulai tahun 2025, kita akan masuk kepada fase RPJPN 2025-2045 dengan tema “Indonesia Emas”. RPJPN 2025-2045 merancang setidaknya tiga transformasi penting yaitu; transformasi sosial, transformasi ekonomi dan transformasi tata kelola dengan 17 arah pembangunan nasional. Indonesia emas 2045 menargetkan Indonesia sejajar dengan negara-negara maju dimana angka kemiskinan menuju 0%, PDB per-kapita berkisar antara U$D 23.000-U$D 30.300 dengan struktur ekonomi 30% disumbang oleh sektor industri manufaktur.
Kabupaten Cianjur sebagai bagian integral dari bangsa Indonesia, tentu harus beradaftasi dengan arah transfromasi yang dicanangkan. Kita ketahui bersama bahwa Kabupaten Cianjur merupakan salah satu kabupaten terluas di Jawa Barat, kabupaten ini memiliki 32 kecamatan, 6 kelurahan, dan 354 desa. Pada tahun 2022, jumlah penduduk mencapai 2.44 jiwa dengan sebaran penduduk 634 jiwa/km². Perkembangan jumlah penduduk tahun demi tahun selalu mengalami peningkatan. Rata-rata pertumbuhan penduduk setiap tahunnya adalah 0,54%, tertingginya adalah pertumbuhan penduduk pada tahun 2021 sebesar 0,92%.
Sebagai PARTAI POLITIK dengan basis idiologis yang kuat, sekaligus Partai Modern yang dikelola secara teknokratik, PKB Kabupaten Cianjur, ditantang untuk memenangkan PEMILU 2024 dengan tawaran Isu, Program dan berbagai rancangan kebijakan yang Jitu, untuk Mempercepat Kemajudan dan Kesejahteraan Masyarakat Cianjur.
Potret Cianjur
Pada tahun ini, Cianjur genap berusia 346 Tahun, usia yang relative matang untuk ukuran sebuah Kabupaten. Pada usianya yang ke-346 tahun, seluruh masyarakat Cianjur sangat mendambakan segera terwujudnya kehidupan yang maju, sejahtera, aman, dan damai. Dengan kekayaan alam yang berlimpah, jumlah penduduk 2yang besar, dan posisi perekonomian yang sangat strategis (diantara dua kota besar; Jakarta dan Bandung), Cianjur sejatinya memiliki segala potensi untuk menjadi daerah yang maju, adil-makmur, dan sejahtera. Namun di usianya yang ke-346, status Cianjur masih sebagai daerah yang berkembang (atau bahkan tertinggal), jika dibandingan dengan daerah lain di Jawa Barat.
SECARA ekonomi, produktifitas ekonomi daerah termasuk yang paling rendah bila dibandingkan dengan daerah tetangga. PDRB tahun 2022 berdasarkan Angka dengan Harga Konstan hanya Rp. 32,897T, dengan rata-rata pertumbuhan dalam lima tahun terakhir sekitar 4% per tahun. Sedangkan pendapatan per-kapita pada tahun 2022 hanya Rp. 21.23 juta. Jauh dibawah rata-rata pendapatan Jawa Barat yaitu Rp. 49.038 juta.
Menurut data BPS 2023, angka pengangguran terbuka di Cianjur sebesar 9,81% dan berada diatas rata-rata pengangguran terbuka Jawa Barat yaitu sebesar 8,31%. Demikian pula, jumlah penduduk miskin (2022) masih tinggi yaitu 10,55%, atau masih diatas rata-rata kemiskinan Jawa Barat yang berada diangka 7,62%.
Mayoritas pekerja di Cianjur, bekerja di sector informal yang rawan akan jaminan kesejahteraan social. Kecilnya penduduk yang bekerja di sector formal, menunjukan proses pembangunan ekonomi di sector industri dan pengolahan masih sangat rendah (7,72%). Hal ini diakibatkan, ketidak berdayaan pemerintah daerah dalam membangun daya saing ekonomi. Fakta ini diperjelas, dengan Indeks Daya Saing Daerah .
Rendahnya daya saing ekonomi, salah satunya disebabkan iklim investasi yang kurang baik. Setidaknya ada 5 (lima) Hambatan dalam berinvestasi, 5 (lima) diantaranya adalah; 1) kelembagaan, 2) infrastruktur, 3) social politik, 4) kinerja ekonomi daerah, dan 5) ketersediaan tenaga kerja (KPPOD, 2010). Selain itu, secara khusus Cianjur menyisakan Pekerjaan Rumah yang krusial dalam membangun daya saing investasi yaitu revisi Perda RTRW yang menjadi pedoman struktur ruang, pola ruang, penggunaan ruang dan pengendalian ruang belum juga rampung disahkan, padahal sudah dibahas sejak sejak tahun 2017.







Masivkan berita berita aktual tajam terpercaya seputar agama budaya dan politik dan kebangsaan… Tampilkan sosok ajengan pendukung PKB.. wawancarai mereka.. insya Alloh PKB jaya di darat laut udara dan diterima bumi dan langit